Logo Pengadilan Negeri Palopo
Pembaruan terakhir: Rabu, 05 Desember 2018
shade

cetak pnpalopo doeloeWilayah Hukum Pengadilan Negeri Palopo tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kerajaan Luwu. Menurut kepercayaan Wija To' Luwu, Luwu artinya "Tanah Karunia Tuhan yang Kaya".

Berawal dari abad XIII kira-kira tahun 1268 turunnya raja dari Boting Langi ke Alekana (bumi) di Bukit Persemani di tepi Sungai Cerekang, membuka tabir lahirnya sebuah kerajaan besar di Sulawesi Selatan yaitu Kerajaan Luwu yang dipimpin oleh Pajung (=Raja) yang digelar Datu dan sebagai Datu Pertama adalah Batara Guru.

Sedangkan Datu Andi Jemma sebagai Pajung sampai sebelum Kemerdekaan adalah Datu yang ke-36, memperistrikan Andi Tenri Padang putri Andi Mappanyukki Mangkau (=Raja) Bone, diangkat sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI tanggal 6 November 2002 No. 073/TK/2002. Kerajaan Luwu secara struktural terdiri atas 3 (tiga) yaitu Madika Bua, Madika Ponrang dan Makkole Baebunta. Sampai sekarang Kerajaan Luwu diyakini sebagai Kerajaan Islam pertama di Sulawesi Selatan yang disiarkan oleh Datuk Sulaiman (Dt. Patimang) seorang ulama dari Sumatera Barat pada Abad XV.

Wilayah Kerajaan Luwu meliputi Tanah Luwu, Tanah Toraja, Mengkoka (Mengkongga) Kolaka dan Poso. Masuknya Belanda memerintah di Sulawesi Selatan, wilayah Kerajaan Luwu dibentuk menjadi Afdeling, dipimpin Asisten Residen, dengan beberapa Onder Afdeling yang masing-masing dipimpin Controleur (Jepang = gezag hebber) yaitu Onder Afdeling Palopo/Luwu, Onder Afdeling Masamba, Onder Afdeling Makale, Onder Afdeling Rantepao, Onder Afdeling Malili dan Onder Afdeling Mengkoka (Mengkongga) Kolaka; sedangkan Poso menjadi Onder Afdeling di bawah Afdeling Palu. Daerah Pitumpanua (Siwa) dimasukkan ke dalam Onder Afdeling Wajo Afdeling Bone. Pada tahun 1942 zaman pemerintahan Jepang Onder Afdeling Mengkoka (Mengkongga) Kolaka digabung ke dalam Onder Afdeling Buton Afdeling Kendari akan tetapi pada Pemerintahan Negara Indonesia Timur, berdasarkan Penetapan Residen 12 November 1948, Mengkoka (Mengkongga) Kolaka digabung lagi ke dalam Afdeling Luwu. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1952 Luwu ditetapkan sebagai Daerah Swatantra kemudian dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 Luwu ditetapkan sebagai Daerah Tingkat II. Adapun Makale Rantepao dan Mengkoka Kolaka juga masing-masing terbentuk menjadi Daerah Tingkat II.

Kantor med

Adapun pendirian Pengadilan Negeri Palopo tidak ditemukan bukti-bukti yang autentik kecuali sejarah pengklasifikasiannya. Pada tanggal 27 Mei 1952 dengan Keputusan Menteri Kehakiman Nomor JP. 18/71/6, Pengadilan Negeri Palopo ditetapkan sebagai Pengadilan Negeri Kelas IV, kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman tanggal 11 Juli 1961 Nomor JP 18/71/3 ditetapkan sebagai Pengadilan Negeri Kelas III. Sejak tanggal 17 April 1970 berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman Nomor JZP 1/1/4 Pengadilan Negeri Palopo ditetapkan sebagai Pengadilan Negeri Kelas II A dan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehakiman tanggal 30 AGustus 1977 Pengadilan Negeri Palopo ditetapkan sebagai Pengadilan Negeri Kelas II. Berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung RI tanggal 13 Mei 2009 Nomor 021/SEK/SK/V/2009 Pengadilan Negeri Palopo ditetapkan sebagai Pengadilan Negeri Kelas I B. Luas wilayah hukum Pengadilan Negeri Palopo adalah 25.149 Km2 sehingga dibangun Ruang Sidang Tetap yaitu di Masamba dan Malili.

Wilayah hukum Pengadilan Negeri Palopo awalnya terdiri dari 16 kecamatan, yaitu Kecamatan Nuha, Kecamatan Malili, Kecamatan Wotu, Kecamatan Mangkutana, Kecamatan Wara, Kecamatan Walenrang, Kecamatan Sabbang, Kecamatan Limbong, Kecamatan Malangke, Kecamatan BOne-bone, Kecamatan Masamba, Kecamatan Larompong, Kecamatan Suli, Kecamatan Bajo, Kecamatan Bassesangtempe, Kecamatan Ponrang.

Terjadinya pemekaran wilayah, terbentuknya Kabupaten Luwu Timur dengan ibukota Malili diikuti pendirian Pengadilan Negeri Malili berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 3 Tahun 2008 tanggal 26 Januari 2008, dengan sendirinya mengikuti wilayah Kabupaten Luwu Timur yaitu Kecamatan Mangkutana, Kecamatan Wotu, Kecamatan Malili dan Kecamatan Nuha. Begitu juga terbentuknya Kabupaten Luwu Utara dengan ibukota Masamba sekaligus berdirinya Pengadilan Negeri Masamba dengan Keputusan Presiden RI yang sama dengan sendirinya mengikuti wilayah pemerintahan Kabupaten Luwu Utara dengan wilayah Kecamatan Sabbang, Kecamatan Limbong, Kecamatan Malangke, Kecamatan Bone-bone dan Kecamatan Masamba.

kantor 2013Sehingga dengan demikian wilayah Pengadilan Negeri Palopo sekarang sebagaimana UU No. 11 Tahun 2002 tanggal 10 April 2002 tentang Pembentukan Kota Palopo adalah Kecamatan Wara (Kota Palopo), Kecamatan Walenrang, Kecamatan Larompong, Kecamatan Suli, Kecamatan Bajo dan Kecamatan Ponrang (Kabupaten Luwu) beserta pemekaran-pemekarannya baik pemekaran kecamatan maupun desa/kelurahan.

Adapun gedung Pengadilan Negeri Palopo pertama kali dibangun tahun 1955 terletak di Jalan Veteran No. 40 Palopo sedangkan yang dipergunakan sekarang terletak di Jalan Andi Jemma No. 126 Palopo dibangun tahun 1980 dengan telah beberapa kali mengalami renovasi dan penambahan.

 

dirangkum oleh: H. Yulisar, S.H., M.H.

A- A A+

Pencarian

Informasi Cepat

  • 1
Real time web analytics, Heat map tracking